Review Angon Mangsa

 


Kiratha basa dari mangsamamang ing rasa, bahwa setiap orang mempunyai rasa keraguraguan. Ada yang bilang mongsa, ngemong rasa, berarti sabar dalam berbagai keadaan. Namun kebanyakan ditulis dengan mongso yang diartikan sebagai waktu.

Bagaimana sebuah tulisan jangan dijadikan penyebab lupa diri terhadap keterbatasan kita. Bahwa mawas diri perlu dilakukan, jangan pernah puas dan putus asa dengan yang kita miliki berlandaskan syukur. Usaha dan syukur berdampingan angon mangsa.

Sepadan dengan itu al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu berfatwa:

وإنما تحصل الهموم والغموم والأحزان من جهتين “
إحداهما : الرغبة في الدنيا والحرص عليها
” والثاني : التقصير في أعـمال البر والطاعة

“Hanya saja kegundahan, duka cita dan kesedihan muncul dikarenakan 2 sebab:
1. Cinta dunia dan ambisi kepadanya.
2. Kurang dalam beramal kebaikan dan ketaatan.”

‘Udatush Shabirin hal. 265.

Semoga Bermanfaat.

[Bustanul 'Arifin]

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Tentang Sanggar Kedirian

Foto saya
Sanggar Kedirian (SK) adalah majelis ilmu yang sederhana, duduk melingkar saling menghadapkan wajah dan mempertemukan kesamaan-kesamaan, sebuah lingkaran keakraban dan kejujuran. Yang berfokus pada upaya-upaya membangun manusia maiyah yang berilmu, bermartabat dan bermanfaat, dengan kesadaran organisme. Maiyah bukanlah organisasi, lembaga, aliran ataupun bentuk padatan-padatan lainnya, melainkan sebuah gerakan organisme. Geraknya yang nyaris tak bernama, tak beridentitas padat, tetapi akan terasa “nilai” pergerakannya, itulah sebagian dari ciri dari organisme yang dimaksud.

Terjemahkan